Showing posts with label nusantara. Show all posts
Showing posts with label nusantara. Show all posts

Wednesday, October 16, 2019

RUKUN FAMILI TEMANGAN, SECUIL MEMORI MASA KANAK

Ketika malam semakin menua, desa kota Probolinggo ku pun mulai mengantuk. Di kamar kuno rumah Randupangger ku, ngelangut sepi, sendiri aku termangu di temaramnya kamar. Sunyi. Tak ada lagi riuh suara kota. Hanya suara cengkerik sesekali, dan kesiur Angin Gending yg kadang datang mengelus jendela kayu kamar di rumah tuaku ini, rumah kuno bergaya kolonial.

Dan sayup di kejauhan, timbul tenggelam terbawa kesiur Angin Gending, terdengar lagi suara itu! Suara yang - bagiku - terdengar bernuansa sedikit mistis, mrngalun misterius dari sebuah loudspeaker kampung yang sember, kadang terdengar kadang hilang, mengalun mendayu-dayu.... bagaikan datang dari alam yang tak sama. Sebuah alunan suara gamelan, ditabuh dengan irama kendang yang bertalu... dan lantunan suara laki perempuan, menembangkan tembang² misterius, dengan ucapan kalimat yang tak sepenuhnya bisa aku paham olah bahasanya. Bahasa Madura!

Sampai jauh umurku menua, tetap kusimpan rasa penasaran itu, mengendap menjadi kristal memori dari masa lalu. Keingintahuan tentang  semarak pesta apa sebenarnya yang lantunan suaranya kerap kudengar mengiringi tidur² malamku di kota masa kecilku itu. Tanpa pernah mendapat sebuah jawaban.

Sampai diusiaku yang mulai merambah kepala lima ini, akhirnya kutemukan jawaban itu secara tak sengaja.... justru melalui wahana yg sangaaat sangat modern, internet. Melalui jagat informasi youtube, akhirnya terkuaklah misteri besar itu, melalui sebuah kata kunci pencarian: "RUKUN FAMILI TEMANGAN"

Ya, rupanya suara itu adalah suara para pelaku seni tradisional - sejenis Tayub - yang dalam budaya masyarakat pendalungan di daerah tapal kuda (Pasuruan, Probolinggo, Situbondo dan Jember) biasa dilangsungkan dalam sebuah acara perhelatan pernikahan.

Prosesinya sangat unik - sedikit menggelikan mungkin bagi kita yang bukan berasal dari kalangan etnik Madura - biasanya berupa bagi² uang (mirip saweran), namun ini diberikan oleh tamu undangan pada pihak pengantin dan keluarga. Imbalannya (dari pemberian "saweran" itu) adalah ya lantunan tembang² yang kudengar di malam² itu. Kadang juga pelantunan tembang ucapan terima kasih itu diiringi dengan tarian, dari pihak penyumbang maupun pihak keluarga pengantin. Isi tembangnya sendiri - yang saya tangkap (karena saya tidak tahu persis secara keseluruhan artinya, karena bahasa Madura bukanlah bahasa ibu bagi saya) - adalah semacam puji²an atas kedermawanan sang penyumbang, sekaligus ucapan terima kasih dari pihak keluarga pengantin.

Sangat unik!

Saya, sebagai seorang Indonesianis, sangat berbahagia sekali dengan penemuan besar ini, dan merasa semakin cinta dengan bukti keragaman budaya yang sungguh sangaaaat kaya sekali dari bangsa ini, budaya Nusantara.

Semoga harta tak ternilai seperti ini tidak segera punah tergerus gelinding jaman. Semoga masih ada generasi anak cucu kita yang masih bisa terus peduli, mencintai dan merawat warisan adiluhung budaya para leluhur ini.

Semoga...

CATATAN :
Beberapa koleksi audio-video Rukun Famili Temangan ini ada di folder SENI BUDAYA NUSANTARA di posting saya sebelumnya disini. Atau bisa langsung menuju Rak Koleksi melalui LINK INI

Semua intelectual rights gambar serta koleksi audio-video yang saya pasang di posting ini ternisbahkan pada berbagai sumber terkait di internet dan youtube. Apresiasi dan permohonan maaf bila tidak berkenan, semuanya hanya dengan maksud dan tujuan untuk nderek manguri-uri kabudayan Nuswantoro ingkang samya kito tresnani. Juga tidak ada maksud untuk tujuan komersialisasi. Matur nuwun ๐Ÿ™


SALAM NUSANTARA

Friday, October 4, 2019

KUMPULAN VIDEO LUDRUK KARYA BUDAYA MOJOKERTO

Konten ini sudah termasuk di postingan saya sebelumnya (Kumpulan Audio-Video Seni Budaya Tradisional Nusantara, disini). Tulisan ini hanya deskripsi lanjutan saja membahas lebih detail tentang perkumpulan kesenian ludruk Karya Budaya Mojokerto.

Seperti pernah saya ceritakan di posting² sebelumnya, saya terikat sekali dengan dagelan Jawa Timurannya cak Kartolo Cs. Hampir tak pernah seharipun terlewat dalam kegiatan saya sehari² tanpa memutar sejudul dua judul rekaman kasetnya cak Kartolo Cs. Di sepanjang perjalanan bermobil berkegiatan keliling jalanan kota selalu saya putar secara acak koleksi mp3 beliau dari USB flashdisk yang tertancap ke audio mobil. Menjelang tidur juga hampir selalu saya putar koleksi tersebut dari smartphone saya. Kalau belum begitu kurang lengkap rasanya perjalanan tidur saya hahaha....

Nah, beberapa waktu belakangan ini, ketika sedang asyik berselancar di jagat youtube, secara kebetulan saya berkenalan dengan Ludruk Karya Budaya Mojokerto ini. Dan seperti Kartolo Cs. dagelan khas Jawa Timuran mereka ternyata sukses mengocok perut saya sampai terpingkal² bercucuran air mata ๐Ÿ˜‚. Sejak itu saya mulai menelusuri dan mengumpulkan video² ludruk ini. Ada banyak videonya tersedia di youtube, saya pilih yang formatnya dagelan murni aja. FYI, ludruk ini masih menggunakan pakem ludruk tradisional murni, kadang menampilkan juga ludruk "serius" dengan membawakan cerita² rakyat (meskipun tetap saja diselipkan dialog² dagelan diantaramya). Yang jenis ini saya skip aja untuk menyimpannya, maaf ๐Ÿ˜Š๐Ÿ™

PERINGATAN :
Karena masih menggunakan pakem ludruk tradisional, maka perlu saya ingatkan kembali bagi yang belum mengetahui, bahwa djenis humor yang digunakan dalam pertunjukan rakyat pesisir ini adalah jenis humor slapstick. Akan banyak anda temui kosa kata dan kelucuan yang terkesan kasar, saru, jorok... terutama bagi audience non Jawa Timur. Tapi sebenarnya itu merupakan bahasa pergaulan yang umum digunakan dalam kehidupan sehari² masyarakat pesisir (bukan masyarakat kalangan dalem keraton bangsawan Jawa).
Oyah, satu lagi... seperti juga pakem ludruk tradisional, tidak ada pelakon wanita dalam pertunjukan ini. Jika ada peran yang harus menampilkan sosok perempuan, biasanya digunakan sosok waria untuk memerankannya. Ini sesuai dengan sejarah situasi kondisi pada awal kemunculan kesenian ini, yang pada dasarnya adalah pertunjukan group keliling yang mengharuskan mereka untuk berpindah² lokasi pertunjukan... akan merepotkan bila harus membawa juga anggota perempuan asli (telusuri sejarah perkembangan kesenian ludruk).

Tentang sejarah perkumpulan Karya Budaya sendiri silahkan anda gugel untuk mengetahuinya lebih detail. Yang jelas, ada banyak pergantian personil penampil yang kondang di group ini, dari sejak berdirinya sampai dengan saat ini. Bagi saya, saya paling suka ketika group ini masih beranggotakan personil Trubus, Liwon, Supali. Mereka yang paling berhasil menampilkan greget kelucuan buat usus humor saya ๐Ÿ˜‚. Sayangnya dua diantara nama² tersebut (cak Trubus dan cak Supali) sudah almarhum beberapa waktu yang lalu. Semoga diterima semua amal kebaikan mereka berdua....

Yang berminat, anda bisa mendapatkannya di folder Seni Budaya Nusantara yang linknya sudah saya share di posting terdahulu, atau anda bisa langsung menuju ke folder Karya Budaya DISINI

Selamat menonton.


Ayo nguri-uri kabudayan Nuswantoro,
SALAM PUSTAKA

KUMPULAN AUDIO-VIDEO SENI BUDAYA TRADISIONAL NUSANTARA

Saya boleh dibilang Indonesianis sejati, cuiiinta banget dengan kekayaan dan keindahan budaya negeri Nusantara ini. Tak habis²nya saya mengagumi adiluhungnya warisan leluhur tak ternilai ini. Pada dasarnya saya bisa menikmati segala produk seni budaya tradisional berbagai bangsa. Namun entah mengapa, dibandingkan indah dan kayanya budaya milik kita sendiri, terasa seperti membandingkan pelangi dengan awan mendung, hehehe.... (maaf, agak lebay ya) ๐Ÿ˜

Itu baru bicara soal seni budaya loh. Belum lagi bicara soal keindahan alamnya, yang tidak akan habis kita explore sepanjang umur kita. Makanya, banyak memang tempat indah di seluruh dunia, tapi kalau saya yang ditanya pengin pergi kemana sebagai destinasi jika sedang ingin jalan² pas liburan, maka saya akan selalu jawab bahwa bukan Paris atau China atau tempat lain manapun di seluruh dunia yang ingin saya kunjungi, menghabiskan seluruh tempat indah di seantero negeri Nusantara ini saja mungkin tidak cukup seluruh umur saya gunakan. Dulu saya anggota pecinta alam di kampus, sudah banyak tempat indah saya jelajahi, namun hingga umur saya yang mulai masuk kepala 5 ini saya merasa masih terlalu buanyaak lagi yang belum sempat saya kunjungi, dari rimba belantara Leuser Aceh sampai salju Puncak Jayawijaya Papua, dari terumbu karang Taman Bunaken Sulawesi sampai perburuan paus di Lamalera NTT, masih tinggal cita² destinasi travelling saya.

Kembali ke seni budaya, berikut ini saya akan share kumpulan berbagai traditional art perform dari berbagai daerah dan suku di Indonesia, antara lain :

> Tembang/Kidung Macapat
> Kesenian Ludruk
> Musik Tradisional Jawa
> Musik Tradisional Bali
> Musik Tradisional Bali
> Musik Tradisional Sunda
> Tayub
> Kesenian Reog dan Jathilan
> Tari Saman Aceh
> Tari Glipang Probolinggo
> Tari Bedhaya
> Tari Kontemporer Didik Nini Thowok
> Pertunjukan Wayang
> Wayang Potehi Tuban

.... dan lain-lain

Monggo diubek-ubek Rak Koleksi pok, DI SEBELAH SINI

CATATAN :
Koleksi ini saya kumpulkan dari berbagai sumber di internet, termasuk website, blog, youtube, medsos, dll... yang tidak bisa saya sebutkan sumber aslinya satu persatu. Apresiasi dan ucapan matur nuwun saja yang bisa saya sampaikan. Semoga bisa menjadi amal kebaikan bagi anda semua ๐Ÿ™
Dan karenanya maka koleksi ini juga bersifat dinamis, kontennya mungkin suatu saat akan terus bertambah, seiring dengan berbagai "temuan" konten sejenis lain nantinya. Jadi bagi anda yang kebetulan mempunyai selera & passion yang sama silahkan sering² menengok isi link folder yang saya share tersebut diatas.

Ayo anak muda, jaga dan hidupkan terus kekayaan Budaya Nusantara, warisan adiluhung yang telah diitipkan para leluhur kepada kita, generasi penerus bangsa Bhinneka Tunggal Ika ini. Keelokan budaya Nuswantara sungguh adalah mutiara warisan dunia, The World Heritage.

SALAM INDONESIA ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Wednesday, August 28, 2019

FILM "OPERA JAWA" KARYA GARIN NUGROHO

Jangan bingung dengan judul acaranya Parto Patrio "Opera van Java" di stasiun televisi Trans7 itu ya ๐Ÿ˜Š Yang ini sebuah karya seni yang sangat sangat serius, sophisticated dan nyeniii banget... Warbyasah! Bintang 5 deh pokoknya dari aku... Luv it!  ๐Ÿ˜๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹

Mengusung konsep avantgarde/kontemporer, film yang sebenarnya sudah dirilis tahun 2006 lalu namun hanya dipasarkan untuk pangsa luar ini (baru tahun lalu kayaknya pemutarannya untuk konsumsi dalam negeri), menggabungkan 3 aliran senirupa sekaligus dalam satu media, yaitu : seni sinematografi film, seni teater (musik, tari, menyanyi) dan seni instalasi! Saya rasa baru kali ini di dunia ada seorang seniman yang bernyali baja begitu nekadnya berani mengeksplore sampai segitu. Hasilnya? Fenomenal! ๐Ÿ‘๐Ÿ˜Ž

Film yang - sejauh penilaian pribadi - saya nilai merupakan masterpiece dari seorang Garin Nugroho ini, sudah berhasil menyabet penghargaan internasional tertinggi berupa film terbaik dan sutradara terbaik di Festival International Film Independent Bruxelles Ke-35 di Brussel, Belgia, tahun 2008.

Terus terang sih, pada saat awal menonton film ini (tanpa bekal pengetahuan apapun tentang film apa yang sedang saya tonton inj) saya bingung luar biasa, tidak mengerti babar blas apa sih sebenarnya cerita & pesan yang hendak disampaikan mas Garin ini. Pusing! Hehe... Sebetulnya saya menonton film ini by accident saja. Hanya bermodal pengetahuan bahwa film ini bergenre film musik, dengan format opera, maka niat awal saya sebenarnya sekedar pengin menonton indahnya seniman² tari tersebut melenggak-lenggokkan luhurnya seni tari Jawa, seni adiluhung budaya nusantara leluhur saya. Namun kemudian saya tersesat jadinya. Hanya dengan modal pengetahuan bahasa Jawa yang sekedar pas²an (meskipun saya orang Jawa asli), ternyata saya tidak tahu sama sekali jalan ceritanya, hahaha.... mbelgedes! ๐Ÿ˜‚

Akhirnya, singkat cerita, saya pause dulu menonton film ini, buka browser, tanya mbah sana mbah sini, ketemulah dengan mbah gugel yang terus mendongengkan kepada saya bagaimana jalan cerita sebenarnya film ini. Ternyata, cerita yang diusung dalam film ini adalah merupakan adaptasi bebas dari pakem tradisional kisah Ramayana. Jika dalam kisah aslinya bercerita tentang konflik segitiga antara Rama, Sinta dan Rahwana, maka dalam Opera Jawa ini Garin menerjemahkannya dalam konteks kekinian yaitu konflik antara 3 tokoh utama yaitu Setyo sang pengusaha kecil (personifikasi dari Rama), Siti istri si Setyo (personifikasi Sinta) dan Ludira sang penguasa ningrat besar (personifikasi dari si buto galak Rahwana). Kisah simple sebenarnya, bukan sesuatu yang langka dalam hidup keseharian masyarakat kita saat ini. Kisah klasik yang masih aktual sampai dengan saat ini. Tentang seorang pria biasa bernama Setyo, yang tertindas oleh angkara perselingkuhan "terpaksa" nya sang istri (Siti) dengan si buto yang penuh dengan daya nafsu (yang celakanya - dan ini kerap kali kita temui dalam kegidipan - ditunjang dengan power dan kuasa berlimpah, Ludira. Bagaimana akhir kisah ini, bisa kita tebak tidak dengan kesulitan, mengacu pada kisah pakem Ramayana aslinya yang sudah sangat familiar kita ketahui. Nilai plusnya yang kita dapatkan bukan disitu, melainkan bagaimana Garin melalui filmnya ini menohok kesadaran sosial kita, membuat terperangah dan terhenyak dengan kenyataan betapa masih aktualnya kisah Ramayana yang sudah sedemikian klasiknya itu termanifestasikan dalam kehidupan sosial kita yang sudah sedemikian modern saat ini. Perselingkuhan, gagasan tentang "kemerdekaan" manusia bergender perempuan, keangkaraan nafsu berkuasa, maupun anarki yang tertimbulkan karenanya (angkara penindasan berbuahkan angkara pemberontakan si tertindas) dst... Nilai plusnya yang lain? Tentu sisi artistik penampilan seninya, yang bagi saya begitu memanjakan mata, rasa dan manah.

Begitulah, akhirnya setelah merasa sudah berbekal modal yang cukup, kembali saya tekan tombol play alat pemutar saya. Tentu saja demi kenikmatan maksimal, terpaksa saya harus menggeser kembali time-slidernya ke posisi awal.... dan itu tentu saja setelah proses mengangkut terlebih dahulu beberapa perabotan tambahan berupa segelas kopi panas plus beberapa cemilan, hehehe

Bagi yang tertarik mendapatkan pengalaman ekstase seni seperti saya, silahkan ambil barangnya di rak koleksi saya SEBELAH SINI

Selamat menonton.


Seni memperkaya jiwa kita,
SALAM PUSTAKA

Tuesday, May 28, 2019

KUMPULAN VIDEO KARTOLO

Menyambung posting terdahulu tentang ludruk guyonan Cak Kartolo Cs. kalau pada posting terdahulu adalah rekaman audio dari album kaset² Cak Kartolo di era tahun 80an (berupa file mp3), maka pada posting kali ini saya sharekan hasil pengumpulan video² yang berisikan live performance beliau di masa sekarang. Nek biyen Cak Kartolo juk enom kinyis², saiki Kartolo wis tuwek hahaha... gakpopo cak, masio tuwek pancet joozz gandhoz kotos kotos sampeyan cak ๐Ÿ‘๐Ÿ˜

Video² ini hasil pengumpulan yang saya lakukan dari berbagai sumber di youtube. Acaranya macem². Ada yang penampilan di acara kawinan, penampilan di panggung dalam rangka momen tertentu, acara rutin di tv lokal JTV, ngaji bersama Cak Nun, dll. Saya kumpulkan sebagai dokumentasi pribadi saja, karena saking cuwintaanya saya sama ikon budaya tradisional Surabaya ini. I lap yu puul Cak... ๐Ÿ˜˜

Penampilan Cak Kartolo di usia senja ini tentu saja tidak bisa dibandingkan ketika beliau "masih edan²nya" di jaman masih muda dulu. Begitu juga porsi penampilannya. Kalau di jaman sekarang beliau lebih bersifat "ngemong", mendorong penampil² lain yang lebih muda. Tidak apa², bagus malah itu, karena berarti masih ada harapan tersisa untuk terus mewariskan kelangsungan hidup seni tradisional ini pada generasi selanjutnya. Tidak kepaten obor.

Semoga kesenian tradisional budaya bangsa ini tidak lekas punah tergusur kencangnya arus budaya global dunia, yang nampaknya lebih memikat bagi generasi milenial Indonesia sekarang, dengan segala kekenesannya ala anak² K-Pop. Terus berkarya Cak, sampai raga tak lagi mampu menopang jiwa. Semoga panjenengan diparingi barokah, kasihatan lan yuswo dening Gusti ingkang Amurbengi. Amin ๐Ÿ™

Monggo derek, menawi remen dipun pundut sedoyo file-ipun dumateng MRIKI. Gak athik daftar yo, sing pengin weruh deloken dewe ae isine sak folder iku. Gak usah ngringik gak usah nyocot... ๐Ÿ˜

Sugeng mirsani. Selamat ngekek...


Lestarikan budaya bangsa
SALAM PUSTAKA

Saturday, May 25, 2019

KUMPULAN EBOOK TENTANG ISLAM NUSANTARA

Tadinya sebenarnya saya ingin mereview serba sedikit tentang apa itu Islam Nusantara, agar anda mendapatkan sedikit gambaran singkat tentang apa itu Islam Nusantara, sebelum anda membaca buku² yang akan saya share kali ini. Namun dengan pertimbangan alasan tentang sensitifnya materi ini saya membatalkan niat semula tersebut. Saya serahkan saja penilaiannya secara subyektif kepada anda yang membacanya, saya memposisikan diri hanya sekedar sebagai alat mati nir opini dalam hal ini, sama seperti secarik kertas kosong, terserah anda akan menulisinya apa.

Ada beberapa buku dengan topik Islam Nusantara ini, sengaja saya kumpulkan dalam satu postingan ini, untuk memudahkan dalam pelacakan tentang topik materinya saja nantinya, tidak terikat pada konten apakah penulisnya sepaham ataukah bertentangan dengan ide tersebut. Jadi terlepas dari pro atau kontra pada gagasan Islam Nusantara tersebut.

Untuk sementara saya share buku/artikel yang ada ini. Tidak menutup kemungkinan jika nanti akan saya update dengan menambahkannya buku/artikel lain. Monggo.... ๐Ÿ‘‡


DAFTAR JUDUL

Buku Ensiklopedia Islam Nusantara (Budaya) (pdf)

> Islam Pos 01 Agustus 2015 - Islam Nusantara, Islamisasi Nusantara atau Menusantarakan Islam (pdf)

Michael Laffan - Sejarah Islam di Nusantara (pdf)

> Mohamad Guntur Romli - Islam Kita, Islam Nusantara (pdf)

> Swara Islam - Sejarah Islam Nusantara (chm)

> Uka Tjandrasasmita - Arkeologi Islam Nusantara (pdf)

Link folder untuk donlot DISINI


Sugeng maos
Gusti Allah kuwi sejatine Tan Keno Kinoyo Opo
SALAM PUSTAKA

EBOOK CERSIL SERI NAGA BUMI, KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA

Pertama kali membaca cersil ini ketika dimuat sebagai cerita bersambung (cerbung) di harian Jawa Pos, tahun berapa saya sudah lupa. Sempat mengklipingnya, benar² mengklip - menghancur leburkan koran setiap harinya dengan mengguntinginya, memotongi cerbung Naga Bumi-nya (dan halaman sambungannya di halaman lain) ๐Ÿ˜‚, kemudian mengklipnya menjadi satu dengan klip kertas besar. Tidak bertahan lama tentu saja, usaha kelas amatiran kayak gini wkwkwkwk... maka baru beberapa minggu saja terhentilah dengan suksesnya usaha kliping-mengkliping ini, beralih ke media yang lebih bisa diterima dengan nyaman oleh akal sehat : buku! ๐Ÿ˜. Dan dikarenakan ini buku terbitan cukup lama sehingga nyaris kecil kemungkinannya bagi saya untuk menemukannya di toko buku (TB konvensional, bukan online), maka jadilah saya berburu versi ebooknya. Dan inilah hasilnya... akhirnya dengan manis ebook serial Naga Bumi ini nangkring dengan manisnya di rak koleksi pok (tanpa harus lagi memainkan jurus tanpa bentuk bersenjatakan gunting, mengguntingi koran, hahahah...)

Ada 3 buku seri cersil Naga Bumi ini, plus satu buku lanjutan dengan judul Naga Jawa Di Negeri Atap Langit (cerita tentang sang Naga Bumi ketika menyatroni sarangnya dunia persilatan, negeri Cina).

Somehow, entah kenapa setiap kali mereview buku ini saya senantiasi secara yidak sadar langsung membandingkannya dengan buku sejenis: buku Senopati Pamungkas-nya Arswendo Atmowiloto. Tidak dalam hal gaya kepenulisan, yang dalam hal ini pasti jauh berbeda, dengan ciri & gaya kepenulisannya masing². Yang saya maksud adalah kesamaanya dalam hal keunikannya. Seperti juga Arswendo dengan Senopati Pamungkasnya, demikian pula Seno Gumira dengan Naga Bumi-nya. Mereka berdua bukan penulis khusus genre cersil seperti Asmaraman S. Kho Ping Hoo atau SH. Mintardja. Senopati Pamungkas dan Naga Bumi adalah satu²nya karya mereka di genre ini. Saya kadang menganalogikannya seperti banyak musisi² rock dunia yang tidak akan pernah merasa SAH tingkat ke-rock and roll-annya jika belum memainkan satu lafu blues! Mungkin.... sekali lagi ini mungkin ya, ada sedikit ego narsis seorang penulis untuk menunjukkan kepada publik: "ini loh, saya juga bisa bikin tulisan cersil, sebagus cersil tulisan penulis² asli dibidang itu!". Maafkan imajinasi liar saya hehehe... I can't help it, to not thinkin' like that

Berikut ebook cersil sang Naga Bumi tersebut. Enjoy it... ๐Ÿ‘‡



















Selamat membaca
SALAM PUSTAKA

EBOOK CERSIL NUSANTARA SERI SENOPATI PAMUNGKAS, KARYA ARSWENDO ATMOWILOTO

Arswendo Atmowiloto adalah salah satu sosok penulis senior, penulis multigenre, tulisannya membentang dari konsumsi anak²/remaja sampai kakek nenek, mulai dari cerita silat, novel roman, dll. Mungkin cuma buku resep masakan yang dia belum tulis ๐Ÿ˜€ atau jangan² itu pun sudah pernah dia tulis, dan saya tidak tahu??

Semua hal dia tulis, dan semuanya bagus, setidaknya menurut saya barangkali. Sudah pernah saya tulis di artikel sebelumnya, pertama kali saya mengenal sosok Arswendo adalah melalui bacaan favorit saya semasa kecil, majalah HAI. Cerita berserinya tentang si detektif cilik Imung selalu saya tunggu dengan antusias setiap kali penerbitan. Begitu juga kolom asuhannya, masih di majalah yang sama, "Mengarang Itu Gampang".

Menginjak masa yang lebih dewasa, semakin bnyak saya menemukan tulisan dan buku²nya, dengan topik & genre beragam. Pada jamannya penulis ini termasuk yang cukup sangat produktif. Sampai akhirnya di satu masa, saya lupa tahunnya, dia tersandung suatu masalah (kasus penistaan agama kalau tidak salah, cmiiw) sehingga dia akhirnya harus berurusan dengan hukum dan harus mendekam selama beberapa waktu di lembaga pemasyarakatan (bahasa halus dari penjara). Selepas masa² suram tersebut dia masih lanjut menulis, namun entah bagaimana dan kenapa, popularitasnya sudah semakin menurun tajam, masa keemasan dan kejayaan sudah terlewat agaknya.

Diantara banyak bukunya, ada satu yang paing unik menurut saya, serial novel silat berlatar-belakang sejarah "Senopati Pamungkas", dan judul lanjutannya "Tembang Tanah Air" yang berhenti pada buku ketujuh dan tidak pernah ditamatkan sampai saat ini, setelah penulisannya terputus seiring dengan masuknya dia ke balik jeruji besi. Nampaknya dia mengalami semacam kefrustasian serta kehilangan mood untuk menulis lagi.

Unik, karena cuma di buku ini sajalah Arswendo menuliskan cerita bergenre cerita silat. Tidak ada lagi bukunya yang lain selain Senopati Pamungkas dan Tembang  Tanah Air yang bergenre serupa, cerita silat. Keunikan kedua, soal tebalnya. Begitu tebalnya buku ini sampai LKH (Langit Kresna Hariadi) pun mengatakan bahwa buku Senopati Pamungkas ini tebalnya "dah kayak bantal!" ๐Ÿ˜ (padahal buku Gajah Mada-nya sendiri kalau ditumpuk jilid 1-5 mungkin tingginya melebihi buku Senapati Pamungkas).

Berikut saya share-kan kedua buku cersil karya Arswendo tersebut, cekidot ๐Ÿ‘‡




Arswendo Atmowiloto - Tembang Tanah Air (buku 1-7, tidak tamat, djvu)












Selamat membaca
SALAM PUSTAKA

Tuesday, May 21, 2019

KUMPULAN EBOOK CERSIL NUSANTARA KARYA SH MINTARDJA

Singgih Hadi Mintardja, atau lebih dikenal sebagai SH Mintardja, seorang Mpu penulis cerita silat (Cersil) berseting sejarah kerajaan Nusantara. Beliaulah pioneer dibidang penulisan cerita dengan genre tersebut. Seangkatan dengan Mpu cerita lainnya dari Solo, Kho Ping Hoo, namun dengan ciri khas masing². Jika Kho Ping Hoo lebih banyak menuliskan cerita silat berlatar belakang Tionghoa (meskipun ada juga beberapa karyanya yang juga berseting nusantara), maka SH Mintardja murni memilih jalur khusus di genre cersil nusantara.

Tak kurang dari seorang LKH (Langit Kresna Hariadi) - penulis buku best seller Pentalogi Gajah Mada - pun mengakui bahwa sosok SH Mintardja begitu merasuk mempengaruhi dan menginspirasi gaya tulisannya, sehingga tanpa sungkan dan dengan penuh penghormatan seorang LKH mengakui SH Mintardja sebagai Gurunya dalam hal menulis.

Terus terang, di masa kecil saya, saya sudah pernah juga sebetulnya mendengar gaung kondangnya nama beliau ini di jagad tulis menulis cersil. Namun saat itu entah kenapa saya belum tertarik untuk membaca tulisan² beliau. Seperti pernah saya tulis di artikel sebelumnya, masa kanak² remaja saja lebih banyak diisi dengan tumpukan bacaan buku²nya Kho Ping Hoo dengan cersil Tiongkok. Atau kalaupun baca cersil Jawa saya lebih memilih komik² silatnya Ganes TH, Jan Mintaraga, dll. Baru belakangan ini, justru setelah saya tamat membaca buku pentalogi Gajah Mada-nya LKH, terpesona dengan keindahan seting & gaya bertuturnya, dan kemudian mengetahui bahwa sang penulisnya terinspirasi oleh sosok SH Mintardja, nah baru saya mulai penasaran mulai berburu mencari tahu lebih dalam tentang SH Mintardja dan karya²nya dulu. Beruntungnya saya, somehow (ndilalah boso jawane) kok saya menemukan bahwa ternyata buanyak para fans die-hard-nya beliau yang dengan sangat berdedikasi berkenan bersusah-payah mendokumentasikan koleksi buku²nya, men-scan, mengedit, dst sampai akhirnya bisa dinikmati kembali di jaman sekarang dalam bentuk buku digital, yang lebih neat, sophisticated, tidak lusuh kumal berdebu kayak buku² jadoel aslinya ๐Ÿ˜. Saya harus menyebut sosok "kangzusi" dengan websitenya "Tirai Kasih" yang telah berjasa besar mengangkat kembali pustaka berharga negeri ini : Mpu Singgih Hadi Mintardja.

Selengkapnya tentang profil SH Mintardja, anda bisa membaca artikel INI

Berikut kumpulan ebook cersil karya SH Mintarja yang sudah tersimpan di rak koleksi saya, monggo disruput ๐Ÿ‘‡


DAFTAR JUDUL :

- Seri API DI BUKIT MENOREH, Jilid 1-396 (epub),
belum tamat sampai dengan meninggalnya penulis.

01 Bunga di Kaki Gunung Kawi (epub)
02 Bara diatas Singasana (epub)
03 Sepasang Ular Naga di Satu Sarang (pdf)
04 Panasnya Bunga Mekar (pdf)
05 Hijaunya Lembah Hijaunya Lereng Pegunungan (pdf)


01 Suramnya Bayang-Bayang (pdf)
02 Sayap-Sayap Yang Terkembang (pdf)

- Seri Arya Manggada :
01 Menjenguk Cakrawala (pdf)
02 Mas Rara (pdf)
03 Sang Penerus (pdf)
04. Sejuknya Kampung Halaman (pdf)
05 Matahari Senja (pdf)

01 Matahari Esok Pagi (pdf)
02 Istana Yang Suram (pdf)

- Bunga di Batu Karang (pdf)
- Jejak di Balik Kabut (pdf)
- Kembang Kecubung (pdf)
- Mata Air di Bayangan Bukit (pdf)
- Meraba Matahari (pdf)
- Naga Sasra dan Sabuk Inten (epub)
- Tanah Warisan (pdf)
- Tembang Tantangan (pdf)
- Yang Terasing (pdf)


Sugeng maos
SALAM NUSANTARA

Wednesday, May 1, 2019

KUMPULAN KOMIK WAYANG

Melanjutkan posting dengan topik ebook komik, berikut kumpulan komik² bergenre cerita wayang & legenda.


DAFTAR JUDUL :

ADI RENCONO
- Banjaran Bima (01-04) (pdf)

AFIF ABDULLAH
- Palguna Palgunadi ((pdf)

ARDI SOMA
- Wayang Purwa (01-08) (pdf)

DIM
- Ajisaka (01-02) (pdf)

JAN MINTARAGA
- Jaka Tarub (pdf)
- Seri Ramayana :
          01 Lahirnya Rahwana (pdf)
          02 Cupu Manik Astagina (pdf)

RA KOSASIH
- Sangkuriang (pdf)
- Seri Bharatayuda :
          01 Abimanyu Gugur (01-02) (pdf)
          02 Resi Bhisma
          03 Tugas Perlaya (pdf)
- Seri Mahabharata :
          Jilid 01-13 (djvu)
- Seri Ramayana :
          Lahirnya Sri Rama Dewi Sinta
          (01-03) (pdf)

TEGUH S
- Seri Mahabharata :
          01 Hasrat Prabu Santanu (pdf)
          02 Sumpah Bhisma (pdf)
          03 Kutukan Berdarah (pdf)
          04 Pandu Dewanata (pdf)
          05 Gejolak Remaja Hastina (pdf)
          06 Bentrokan Membara (pdf)
          07 Balai Malapetaka (pdf)
          08 Sayembara Putri Pancala (pdf)
          09 Berdirinya Indraprastha (pdf)

BONUS
- Perang Kurusetra - Karna dan Arjuna (novel) (pdf)


Monggo disedot semua buku diatas๐Ÿ‘† DISINI


Sugeng maos...
SALAM PUSTAKA

Thursday, April 11, 2019

KOLEKSI KOMIK SILAT JADUL KARYA GANES TH

Ini juga salah satu empu alias maestro komik Indonesia dijamannya, era awal ketika komik menjadi booming bahan bacaan anak, remaja maupun dewasa di tahun² 70-80an (jaman keemasan masa remaja saya ๐Ÿ˜Š)

Ganes TH begitu melegenda saat itu. Salah satu tokoh komik ciptaannya - Si Buta Dari Gua Hantu - begitu fenomenal, sampai² dibuatkan versi film bioskopnya. Jadi inget, begitu antusiasnya saya pergi ke bioskop pengin nonton tokoh jagoan favorit saya itu beraksi ciaat ciaat ciaaat di layar "gambar bergerak" alias film ๐Ÿ˜‚. Indahnya masa remajaku....

Sama antusiasnya saya begitu tahu ternyata ada juga orang yang (saya tebak) sebaya saya, di jaman ini, yang begitu telaten dan berdedikasinya bersedia mentransferkan koleksi yang sedemikian berharga ini menjadi format modern ebook komik. Keren keren kereeen.... ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘ Di masa tua sekarang ini, saya jadi bisa bernostalgia kembali mengenang betapa cerianya masa remaja saya dulu. Dengan menenteng barang super modern (ipad), membaca koleksi buku kuno (komik jadul) ๐Ÿ‘๐Ÿ˜„๐Ÿ’ƒ

Berikut koleksi komik silat jadul karya Ganes TH yang sudah saya kumpulkan dari berbagai sumber di internet (matur agung ring sembahipun nuwun saderek poro kadang)


DAFTAR JUDUL
SERIAL :
- Seri Krakatau : Nilam Kesumah (Jilid 01-03)
- Seri Si Buta Dari Gua Hantu :
         01 Si Buta Dari Gua Hantu (Jilid 01-02)
         02 Misteri Borobudur - (Jilid 01-02)
         03 Si Buta Kontra Si Buta
         04 Asmara Darah (Jilid 01-03)
         05 Buronan (Jilid 01-03)
         06 Mawar Berbisa (Jilid 01-10)
         07 Misteri Air Mata Duyung (Jilid 01-13)
         08 Banjir Darah Di Pantai Sanur (Jilid 01-08)
- Seri Taufan : Jilid 01-13
NON-SERIAL :
- Reo Manusia Serigala - Serigala Hantu
- Tuan Tanah Kedawung

Monggo disedot semuanya, DSINII


Selamat membaca. Selamat bernostalgia...
SALAM PUSTAKA

KOLEKSI KOMIK SILAT JADUL KARYA JAN MINTARAGA

Memenuhi permintaan seorang teman, kali ini saya posting koleksi ebook berformat komik, karya dari salah satu empu komik (pada jamannya): Jan Mintaraga.
Ada banyak jenis (genre) komik dari maestro komik ini, tapi mostly genre komik silat, terutama kisah serialnya yang paling terkenal : seri Imperium Majapahit.

Berikut beberapa komik karya Jan Mintaraga yang sudah didigitalisasi menjadi format ebook (pdf). Monggo, silahkan disedot semuanya disini ๐Ÿ‘‰ :  TE-KA-PE

DAFTAR JUDUL
Seri Imperium Majapahit :
        01 Runtuhnya Singasari (Jilid 01-02)
        02 Berdirinya Majapahit (Jilid 01-06)
        03 Pemberontakan Dharma Putra (Jilid 01-09)
        04 Sumpah Palapa (Jilid 01-09)
        05 Runtuhnya Majapahit (Jilid 01-09)
- Kisah Rakyat Bali - Begawa Kasisapa
- Kisah Rakyat Madura - Bangsacara & Ragapadmi

Selamat membaca. Selamat bernostalgia...
SALAM PUSTAKA

Saturday, March 23, 2019

BASIYO, THE JOKE FATHER OF DAGELAN MATARAN

Bagi masyarakat Jawa, terutama Jawa Tengah (daerah Mataraman: Yogya, Solo dan sekitarnya) keberadaan Dagelan Mataram adalah representasi dari kesenian rakyat, sesuatu yang vis-a-vis dengan jenis kesenian Kraton/Penguasa/Bangsawan (yang lebih formal dan sakral) di sisi sebaliknya. Jadi kalau Raja, Pangeran dan kaum Pamong Projo hiburannya adalah menari Bedhaya, melagukan kidung Macapat dll, maka rakyatnya mabuk sambil menari Tayub, ngakak bareng di pertunjukan Dagelan dsb. Begitulah kira² polaritas ekstrimnya.

Bicara tentang Dagelan Mataram tentu tidak akan luput dari sosok Basiyo. Bagaikan maharesi dari sebuah aliran silat maka di dunia kesenian Dagelan Mataram Basiyo lah maharesinya. Seperti halnya cak Durasim, cak Markeso, Kartolo, di dunia kesenian rakyat Ludruk di daerah Jawa bagian timur.

Beruntung saya bisa mengumpulkan beberapa file digital rekaman kaset Dagelan Mataram Basiyo yang akan saya share di bawah ini. Berikut koleksi mp3 tersebut...

DAFTAR JUDUL :
01. Aja Dumeh
02. Bajul Buntung
03. Bakul Gudheg
04. Bandeng Dadi Mubeng
05. Basiyo Gandrung
06. Basiyo ke Jakarta
07. Besanan (Kibir Kejungkir)
08. Dadung Kepuntir
09. Degan Wasiat
10. Dorodasih
11. Gadon Guyon
12. Gandrung Kepentung
13. Gladen
14. Goro-Goro (Punokawan)
15. Goro- Goro Barlean
16. Impen Dorodasih
16. Jaka Bodho
17. Jatuh Cinta
18. Judheg
19. Kapusan
20. Kaul
21. Kecemplung Jurang
22. Keris Dadi Brahala
23. Kodok Munggah Kebo
24. Kroncongan
25. Maling Kontrang-Kantring
26. Mbarang Wirang
27. Mbarang
28. Menang Lotre
29. Midang
29. Nanggap Kroncong
30. Ngedan
31. Nglirwakake Dhawuh
32. Nyokot Kebrakot
33. Pak Dengkek
34. Pak Lurah
35. Palaran Jenggleng
36. Pangkur Jenggleng
37. Penganten Wurung
38. Popok Wewe
39. Sakit Perut
40. Sam Pek Eng Tay
41. Semar Mesem
42. Sepatu Sandal
43. Si Kojek Dilarikan Babu
44. Topo Bisu
45. Tuwo Tuwas
46. Uyon-Uyon Guyon
47. Wadine Ngasepu
48. Wajik Klethik
49. Wong Edan Ora Ndalan

Linknya monggo dipun sruput sedanten dumateng mriki njih, CEKIDOT

Sugeng midangetaken, selamat ngekek...
Cintai Budaya Bangsamu
SALAM NUSANTARA

Monday, March 18, 2019

PENTALOGI NOVEL SEJARAH SERI GAJAH MADA, LANGIT KRESNA HARIADI

Ini salah satu novel yang berhasil memicu kembali kecintaan saya terhadap kejayaan sejarah & budaya Nusantara. Gara² novel inilah saya akhirnya ketagihan berburu buku² sejenis.

Oyah, berkaitan dengan soal format ebook, terus terang saja saja penganut aliran epub lover, dan sedapat mungkin menghindari format pdf. Alasannya? Secara karena epub dasarnya adalah text-mode, jadi filenya jadi "ringkas", gak jumbo kayak pdf. Dan yang paling penting adalah berhubungan dengan kondisi moto tuwek yang alami terjadi pada diri saya hehehe... Saya kalo baca ebook selalu pake ipad, karena boleh dibilang nyaris mutahil baca ebook dengan tampilan seperti butir pasir di laut kalo pake HP. Nah kalo di ipad paling sip ya udah baca ebook pake ibook (default ebook reader bawaanya ios). Berees... masalah keterbatasan mata teratasi, secara kita gak perlu lagi zoom & panning kayak baca file pdf. Karena file epub adalah text-mode jadi tampilan semua buku bisa diatur secara seragam melalui setting app, mau huruf segede kedelai apa segede bakpao cikyen favorit saya ๐Ÿ˜„

Nah kembali ke soal novel Gajah Mada ini, tadinya koleksi awal yang ada pada saya semuanya sudah dalam format epub. Nah dalam peristiwa konyol tombol del kprt itu, novel² ini termasuk kategori binatang yang lenyap dari peradaban, alias hilang dan tidak bisa direcover. Dengan sisa² kemangkelan, saya coba gugling nyari lagi file² yang entah dari rimba mana saya dapatkan dulu. Hasilnya? Nihil! Gak ada lagi jejak novel ini dalam format epub. Semua yang ada di hasil pencarian mbah gugel adalah pdf, musuh saya nomor 1! ๐Ÿ˜‹

Tapi karena untuk kepentingan sharing di blog ini maka mau tidak mau ya akhirnya pdf file pun tak apalah, tak emplok juga akhirnya. Untungnya sih, saya sudah tamat baca semua buku seri ini, jadi selamatlah mata saya dari keharusan memendeliki pemandangan huruf² pdf ๐Ÿ˜‚

Bagi anda yang baru mau mulai baca buku ini monggo, linknya dibawah ini ya ๐Ÿ‘‡